|
Kurikulum SMP Kristen Tri Tunggal |
|
|
|
|
Pembelajaran yang holistik dan terintegrasi adalah salah satu target yang ingin dicapai oleh SMP Kristen Tri Tunggal. Seharusnya peserta didik menyadari bahwa mata pelajaran yang satu berkaitan dengan mata pelajaran yang lain. Oleh karena itu kami mendesain beberapa kegiatan pembelajaran (termasuk tugas-tugas dan proyek) terintegrasi antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran yang lain. Hal ini kami aplikasikan dalam bentuk program-program seperti Maxi Field Trip (grade IX) yang mewajibkan siswa membuat laporan yang terkait dengan tiga mata pelajaran (minimal) sekaligus misalnya Bahasa Indonesia, Komputer dan Geografi, dan program-program lainnya.
Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan tentunya setiap bidang studi harus mampu mengaplikasikan meotde dan isi pembelajaran yang relevan dan bervariasi. Sebagai contoh, dalam mata pelajaran Sejarah misalnya, siswa diminta membuat tiruan benda-benda purbakala, drama perang dunia dan membuat makalah sederhana tentang sejarah suatu peradaban. Metode pembelajaran yang bervariasi ini ditujukan supaya setiap pembelajaran dapat menghasilkan bukan hanya pengetahuan (aspek kognitif), namun juga perubahan sikap (aspek afektif) dan penguasaan keterampilan (aspek psikomotorik).
Pelaksanaan harian di sekolah dimaksudkan untuk memberikan pengalaman belajar yang nyata dan menyentuh sebanyak mungkin aspek pembelajaran. Merupakan kerinduan kami bahwa siswa SMP Kristen Tri Tunggal dapat secara utuh menerima manfaat dari jam-jam sekolah, sehingga tidak perlu lagi mengambil pelajaran-pelajaran tambahan di luar yang sifatnya akademis, tetapi dapat memanfaatkan waktunya untuk mempelajari keterampilan-keterampilan lain yang menunjang pengembangan diri secara lengkap, seperti misalnya belajar sebuah alat musik, atau sebuah cabang olah raga.
|