Kurikulum

SMA Kristen Tri Tunggal menggunakan kurikulum yang direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan Kota Semarang. Tapi kami juga memperkenalkan sistem pendidikan yang kami sebut sebagai “Kingdom Quality Education”. Kami mengambil tema ini dari Firman di dalam Mazmur 127:3-5. Oleh karena itu, kami beranggapan bahwa setiap anak adalah titipan dari Tuhan, yang adalah Raja dari alam semesta ini. Mereka adalah putra dan putri dari Allah, atau dengan kata lain mereka adalah pewaris dari kerajaan Surga.

Kami berhati – hati dan tidak sembarangan di dalam mendidik setiap siswa kami, yaitu dengan memberikan kepada setiap siswa perhatian terbaik, arahan terbaik, nasehat terbaik. Kami memberikan hidup kami dan juga yang tak kalah pentingnya, kami memberikan hati kami. Kami mendidik mereka dengan hati. Selain menjadi guru dan pengajar bagi siswa – siswa, kami juga memposisikan diri kami sebagai mentor yang akan terus memantau perkembangan setiap anak didik kami sampai mereka mencapai kedewasaan penuh didalam Kristus Yesus, dan menerima semua kepenuhan janji Allah untuk hidup mereka.

Kami menyadari ada mata pelajaran yang dihargai tinggi di kalangan masyarakat seperti bahasa Inggris, matematika, IT, bahasa Mandarin dan Sains, maka dari itu, kami memberikan pilihan dalam bidang keterampilan yang disajikan dalam enam bidang kekhususan yaitu :

  1. Basic Electronics (Elektronika Dasar)
  2. Technical Drawing (Gambar Teknik)
  3. Music
  4. Fashion (Tata Busana)
  5. Food Technology (Teknik Pengolahan Pangan)
  6. Crafts (Kerajinan Tangan)

Cara belajar sesorang yang satu berbeda dengan yang lain. Setidaknya ada tiga cara belajar seseorang yang dapat digali dengan menggunakan tes AVK, yaitu : Auditori, Visual dan Kinestetik. Dengan mengetahui AVK setiap kelas, kami dapat memberikan pendidikan dengan maksimal sehingga mudah diserap oleh siswa.

Dalam mengarahkan siswa grade X untuk mengambil jalur minat mereka (jurusan Ilmu Alam / jurusan Ilmu Sosial), kami menggunakan beberapa tes psikologi antara lain Multiple Intelegent, PCT, IQ, kepribadian dan tentu saja penggalian minat melalui wawancara. Dengan semua alat tes ini, kami dapat membantu siswa grade X untuk menentukan jurusan yang tepat. Semua tes ini kami laksanakan di awal tahun ajaran sehingga siswa bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik.

Pelaksanaan kegiatan pembelajaran harian di sekolah bertujuan untuk memberikan kepada siswa pengalaman belajar nyata dan menyentuh sebanyak mungkin aspek. Merupakan kerinduan kami bahwa siswa SMA Kristen Tri Tunggal dapat secara utuh menerima manfaat pada jam-jam sekolah, sehingga tidak perlu lagi mengambil pelajaran tambahan di luar sekolah yang bersifat akademis, tetapi memanfaatkan waktunya untuk belajar keterampilan yang menunjang pengembangan diri.

REINFORCEMENT PROGRAM

Seorang anak dapat belajar bila berada dalam suasana yang mendukungnya untuk belajar. Oleh karena itu perlu diberikan suatu pengkondisian supaya anak dapat belajar. Belajar secara kognitif saja tidaklah cukup, karena hidup bukan hanya berupa kognitif saja. Anak perlu belajar apa yang disebut dengan life skill. Oleh karena itu SMA Kristen Tri Tunggal memberikan pengkondisian yang kami sebut sebagai reinforcement program. Reinforcement program yang diadakan antara lain adalah :

1. New School Year Parents Meeting
Merupakan pertemuan awal tahun antara pimpinan dan guru-guru SMA Kristen Tri Tunggal dengan orangtua / wali siswa. Pada acara ini akan dijelaskan tentang visi-misi sekolah, program akademik dan program non akademik sehingga orangtua dan sekolah dapat menyelaraskan visi dan langkah.

2. Smart Parenting
Mendidik siswa berarti terlibat dalam pertumbuhan mereka secara holistik, termasuk yang berkaitan dengan peran orangtua, sehingga sangatlah wajar apabila sekolah memberikan wadah bagi orangtua untuk mengikuti kegiatan bagi orang tua seperti seminar dan diskusi.

3. Mini Field Trip
Segala ilmu yang dipelajari akan menjadi nyata ketika siswa melihat contoh penggunaan ilmu dalam hidup sehari – hari. Mini Field Trip merupakan kegiatan untuk memberikan kesempatan bagi siswa untuk pembelajaran langsung di lokasi, misalnya kunjungan ke pabrik kimia, stasiun televisi, dan lain-lain. Mini Field Trip diadakan sebanyak 2 kali dalam satu tahun.

4. Independence Fun
Merupakan kegiatan untuk mengingatkan siswa bahwa tanggal 17 Agustus merupakan suatu hari yang paling penting bagi Indonesia dan kita sebagai warga negara Indonesia. Kegiatan ini diadakan dalam bentuk lomba – lomba sehingga dapat mengasah kekompakan siswa.

5. Life Learning
Perlunya menghubungkan topik – topik pembelajaran dengan kenyataan dari berbagai bidang pekerjaan. Life Learning mengundang para profesional untuk memberikan pengalaman pribadinya. Life learning diadakan satu kali dalam setiap semester.

6. Christmas Carol
Merupakan sarana bagi siswa untuk mengembangkan hati yang peka dan kasih terhadap sesama. Christmas Carol diadakan di kampung-kampung, dan gereja-gereja kecil, di mana siswa belajar untuk melayani.

7. Easter Celebration
Dalam iman Kristen, paskah merupakan pernyataan kasih Allah yang terbesar yang harus diperkenalkan bagi siswa. Kegiatan ini diselenggarakan dalam bentuk chapel dan lomba / kegiatan rohani.

8. Life Sharing
Wawasan global tidak dapat ditumbuhkan hanya dengan kegiatan akademis di kelas, melainkan perlu ditambah dengan kegiatan interaktif dengan pihak lain. Dalam kegiatan ini siswa akan tinggal bersama ekspatriat di sekitar Semarang dan Salatiga.

9. Team Building
Bertujuan untuk melatih karakter dan kepemimpinan, melatih kemandirian dan tanggung jawab. Team Building dilaksanakan dalam bentuk outbond / camping di Banteng Raiders.

10. Life Equipping
Sebagian besar siswa SMA Kristen Tri Tunggal berasal dari keluarga yang jarang sekali bersinggungan dengan kesederhanaan desa, alam dan masyarakatnya. Wawasan ini perlu dibukakan kepada mereka agar kepekaan mereka meningkat. Dalam Life Equipping, siswa diajak untuk tinggal di desa, menumpang di salah satu keluarga dan hidup bersama selama 3 hari.

11. Dedication Camp (retret)
Dedication camp (retret) diikuti oleh siswa kelas XII. Sebelum mereka mengikuti rangkaian ujian akhir, secara rohani siswa harus dipersiapkan. Di dalam kegiatan ini diharapkan para siswa menemukan momentum yang membuat mereka semakin diperteguh di dalam destiny mereka dan mantap di dalam mengikuti semua rangkaian ujian.

12. Tour de Campus
Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XI dengan mengunjungi beberapa universitas di luar kota Semarang. Diharapkan para siswa belajar tentang dunia perguruan tinggi sehingga memperluas pemahaman dan wawasan mereka tentang universitas

EXTRACURRICULAR AND CLUB ACTIVITIES

  • Basket
  • Badminton
  • Modern dance
  • Band
  • Futsal
  • Table Tennis
  • Photography
  • Computer
  • Entrepreneurship
  • Paskibra
  • T-MOT (Tri Tunggal Math Olympiad Team)
  • Japanese
  • English
  • Interior Design
  • Boys Brigade (Putra Pengabdi)